Arti Kata Toxic dalam Bahasa Gaul, Contoh Penggunaan dan Ciri-Cirinya

Reporter : Riza Umami
Kamis, 11 Juli 2024 16:31
Arti Kata Toxic dalam Bahasa Gaul, Contoh Penggunaan dan Ciri-Cirinya
Kata toxic makin sering digunakan sekarang ini terutama di media sosial, berikut ini arti kata toxic dalam bahasa gaul yang perlu diketahui.

Arti kata toxic adalah beracun atau sifat seseorang yang merugikan secara emosional, mental, atau sosial kepada orang lain. Istilah ini sering kali digunakan terutama di kalangan anak muda dan pengguna media sosial.

Kata toxic biasa digunakan untuk mengekspresikan ketidaknyamanan atau kerugian yang ditimbulkan oleh perilaku seseorang atau hubungan yang tidak sehat. Artikel ini akan membahas arti kata toxic dalam bahasa gaul dan menjelaskan ciri-ciri orang yang toxic.

1 dari 4 halaman

Arti Kata Toxic dalam Bahasa Gaul

Ilustrasi Toxic Relationship© shutterstock.com/g/dobled

Secara harfiah, 'toxic' berarti beracun. Namun, dalam bahasa gaul, makna kata ini menjadi lebih luas. 'Toxic' merujuk pada seseorang atau sesuatu yang merusak kesejahteraan emosional atau mental orang lain.

Ini bisa mencakup perilaku yang manipulatif, penuh drama, atau negatif secara keseluruhan. Penggunaan kata 'toxic' dalam bahasa gaul membantu orang menggambarkan situasi atau seseorang yang menyebabkan stres, kecemasan, atau ketidaknyamanan.

2 dari 4 halaman

Contoh Penggunaan Kata 'Toxic'

Ilustrasi Toxic Relationship© shutterstock.com/g/4774344sean

Untuk lebih memahami arti kata toxic, berikut ini ada beberapa contoh penggunaan dari kata tersebut.

Hubungan Toxic

Dalam konteks hubungan, 'toxic' merujuk pada hubungan yang tidak sehat di mana satu atau kedua pihak terlibat dalam perilaku yang merusak. Perilaku tersebut seperti posesif, manipulatif, suka berbohong, dan hal-hal negatif lain. Contoh penggunaan katanya, " Dia suka selingkuh dan manipulatif, hubungannya bener-bener toxic."

Orang yang Toxic

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki perilaku negatif yang merugikan orang di sekitarnya. Orang yang 'toxic' mungkin sering mengkritik, memanipulasi, atau menciptakan drama. Contoh penggunaan kata toxic, " Aku harus ngejauh dari dia, dia tuh toxic banget."

Lingkungan Kerja yang Toxic Workplace

Tempat kerja yang toxic adalah lingkungan kerja di mana karyawan mengalami stres dan merasa gak nyaman. Ini bisa mencakup atasan yang kasar, rekan kerja yang gak sportif, atau budaya perusahaan yang tidak sehat. Contoh penggunaannya, " Aku gak tahan lagi dengan tempat kerja yang toxic ini, tiap hari rasanya kayak neraka."

3 dari 4 halaman

Mengapa Istilah 'Toxic' Populer?

Ilustrasi Toxic Relationship© shutterstock.com/g/eldarnurkovic

Setelah membahas arti kata toxic dan contoh penggunaannya, yuk cari tahu kenapa kata ini bisa populer. Kepopuleran istilah 'toxic' bisa dikaitkan dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental dan pentingnya menjaga keseimbangan emosional. Dalam era media sosial ini, orang lebih sering berbagi pengalaman pribadi mereka, bahkan yang negatif.

Kata 'toxic' menjadi cara yang singkat dan mudah dimengerti untuk menggambarkan pengalaman tersebut. Selain itu, tren self-care dan boundary-setting (menetapkan batasan) juga mendorong orang untuk mengenali dan menjauh dari situasi atau seseorang yang toxic.

4 dari 4 halaman

Ciri-Ciri Orang yang Toxic

Ilustrasi Toxic Relationship© shutterstock.com

Usai ngebahas tentang arti kata toxic, ada baiknya kamu juga mencari tahu ciri-ciri orang yang toxic supaya gak sampai terlibat dengan mereka. Ini nih beberapa cirinya:

  • Manipulatif: Orang yang toxic sering kali pandai memanipulasi orang lain untuk mencapai tujuan pribadi mereka. Mereka mungkin menggunakan kebohongan, memutarbalikkan fakta, atau memanfaatkan rasa bersalah orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
  • Tidak Menghargai Perasaan Orang Lain: Mereka cenderung tidak peduli atau bahkan meremehkan perasaan dan kebutuhan orang lain. Orang toxic sering kali menunjukkan empati yang rendah dan tidak memikirkan dampak perilaku mereka terhadap orang lain.
  • Selalu Merasa Jadi Korban: Orang yang toxic sering kali memainkan peran sebagai korban dalam berbagai situasi. Mereka mungkin tidak mau bertanggung jawab atas tindakannya sendiri dan selalu menyalahkan orang lain atau keadaan atas masalah yang mereka hadapi.
  • Suka Mengontrol: Orang toxic biasanya memiliki kebutuhan yang kuat untuk mengontrol orang lain dan situasi di sekitarnya. Mereka mungkin mencoba mengendalikan perilaku, pikiran, atau emosi orang lain melalui ancaman, intimidasi, atau tekanan emosional.
  • Kritik yang Merusak: Mereka sering memberikan kritik yang tidak membangun dan justru merendahkan. Kritik dari orang toxic cenderung tidak bersifat konstruktif dan lebih bertujuan untuk merusak kepercayaan diri orang lain.
  • Drama dan Konflik: Orang toxic sering terlibat dalam drama dan konflik. Mereka mungkin menciptakan atau memperbesar masalah kecil menjadi besar dan suka saat melihat orang lain dalam kekacauan atau perselisihan.
  • Merasa Iri dan Cemburu: Mereka cenderung merasa iri atau cemburu terhadap keberhasilan atau kebahagiaan orang lain. Perasaan ini sering kali mendorong mereka untuk berperilaku negatif dan merugikan orang di sekitarnya.
  • Tidak Konsisten: Orang toxic sering tidak dapat diandalkan dan menunjukkan perilaku yang tidak konsisten. Mereka mungkin sering berubah-ubah dalam sikap dan tindakan, membuat orang lain sulit mempercayai mereka.

Itulah arti kata toxic, contoh penggunaan hingga ciri-ciri orang yang toxic. Ternyata, toxic gak cuma merujuk pada hubungan gak sehat, tetapi bisa juga untuk perilaku seseorang yang merugikan atau tempat kerja yang gak nyaman. Semoga artikel ini bisa membantu kamu memahami kata toxic dengan lebih baik ya.

Beri Komentar