© 2020 Https://www.thesuccessfulsinglemom.com
Punya tanggungjawab menjadi orang tua tentu bukan hal yang mudah. Tak ada sekolah yang mengajarkan kita untuk jadi orang tua, semua kita lakukan dengan belajar dari pengalaman, mengamati, dan berunding dengan orang tua kita. Maka tak heran jika di tengah perjalanan saat kita mendidik anak, ada saja hal yang membuat kita berpikir keras untuk mencari solusi dari masalah pada anak yang kita temui. Salah satunya adalah sikap cuek anak.
Melihat anak interaktif tentu jadi hal yang menggembirakan bagi orang tua, jadi saat anak malah cuek, hati orang tua akan terus mencari bagaimana jalan keluarnya. Nah, Moms bisa memulainya dari coba bermain dengan menjelajahi daerah sekitar pekarangan rumah, atau permainan yang akan mengasah saraf sensorik anak. Berlatih dengan menggunakan rutinitas harian akan membuat mengambil perhatian dari anak akan terasa lebih mudah. Moms juga bisa ikuti tambahan 10 tips berikut ini.
Ketika anak bangun tidur, baik di pagi hari atau setelah tidur siang, minta mereka berdiri tegak seperti postur 'siap gerak', kemudian minta mereka untuk bernapas seolah akan mencapai ke langit, dan putar kepala mereka dari sisi ke sisi dengan santai, dan lakukan ini dua kali lagi.
Minta anak untuk tetap diam selama satu menit penuh dan memperhatikan semua suara di sekitar mereka. Cobalah ini kapan saja, ketika kalian berada di luar untuk bermain, berjalan-jalan, atau di meja makan.
Saat memakan camilan, tantang anak untuk menggigit stroberi atau biskuitnya dan benar-benar memikirkan bagaimana rasanya di mulut mereka. Dorong mereka untuk menelan seluruh gigitan sebelum mengambil gigitan yang lain.
Dalam perjalanan pulang ke rumah di sekitar lingkungan, lihatlah bersama untuk hal-hal yang belum pernah kalian perhatikan sebelumnya, seperti sarang burung di pohon atau sepeda yang bersandar di sebuah rumah.
Coba permainan mengasah indera peraba mereka, dengan menyediakan sebuah wadah, yang sudah Moms isi dengan beras, kacang, atau mie mentah, dan suruh anak memasukkan tangannya ke dalam wadah itu. Tanyakan padanya, bagian mana yang paling ia sukai, saat tangannya masuk ke dalam wadah itu, atau saat makanan mentah tadi jatuh melalui jari-jarinya.
Saat makan malam atau saat sebelum pergi tidur, coba minta anak untuk menyebutkan satu hal yang sangat mereka sukai di hari itu, dan minta anak untuk mengucapkan terima kasih atas hal itu.
Saat waktunya mandi, sekalian saja ajak anak untuk bermain gelembung, pastikan produk pembuat gelembung yang Moms gunakan aman ya. Dan minta anak untuk fokus pada gelembung yang keluar, dan minta ia memecahkan sebanyak mungkin gelembung yang ada dengan jari-jarinya.
Jika saat mengeloni anak untuk tidur namun ia susah tertidur, coba ajak ia untuk melalui latihan relaksasi tubuh. Minta mereka untuk memperhatikan contoh yang Moms berikan, sambil coba rilekskan jari kaki, lutut, paha, dan anggota tubuh lainnya. Termasuk syaraf pada wajah, gunakan jari-jemari untuk mengetuk lembut semua bagian wajah.
Menarik nafas yang dalam dapat membantu menenangkan anak, semisal ia sedang kesal. Namun latihan ini harus dimulai saat ia sedang tidak kesal, Moms bisa ajak anak untuk berlatih saat sedang bermain misal. Minta anak untuk berbaring, dan minta ia untuk menarik nafas yang panjang dari hidung, dan isi perut dengan udara, kemudian hembuskan nafas melalui mulut. Minta anak untuk melakukan trik pernafasan ini saat ia sedang merasa kesal.