© Grid.id
Di zaman teknologi seperti sekarang ini, sudah banyak fasilitas yang menggunakan tenaga robot. Mulai dari sektor perkantoran, hingga restoran cepat saji.
Nyatanya, tenaga robot memang diyakini memiliki hasil kerja yang sempurna. Selain itu, kecepatan kerja mereka bisa lebih dari manusia pada umumnya.
Vendor smartphone ternama Xiaomi, kabarnya bakal mendirikan pabrik otomatis dengan tenaga robot di dalamnya.
Dikutip dari Detik, Xiaomi berencna untuk mendirikan fasilitas pabrik otomasti atau menggunakan robot. Tentu saja pabrik itu hanya membutuhkan segelintir manusia dalam menjalankannya.
Dengan adanya pabrik otomatis ini, smartphone yang bisa diproduksi dapat mencapai 10 juta unit per tahun.
Lei Jun, selaku CEO dari Xiaomi, menyatakan bahwa kini mereka telah memiliki pabrik pintar yang berada di Yizhuang dengan luas mencapai 18.600 meter persegi. Tetapi, kapasitas produksinya baru bisa satu juta unit per tahun.
" Dengan Cina menghadapi kondisi bisnis internasional yang kompleks, manufaktur pintar adalah jalan ke depan bagi perusahaan. Dengan inovasi independen, Xiaomi berharap untuk mempopulerkan robot industrial dan menurunkan ongkos manufaktur sampai sepersepuluh dari saat ini," ucap Lei.
Agar rencananya dapat terlaksana, Xiaomi telah mendanai riset dan pengembangan teknologinya di berbagai perusahaan.
" Kami menghabiskan 10 miliar yuan untuk riset dan pengembangan sejak permulaan tahun ini dan kami akan meningkatkannya dalam persentase tertentu," lanjut Lei.
Lei juga mengatakan bahwa penting bagi Xiaomi untuk tetap mengembangkan bisnis di negara sendir. Namun, Lei juga mengatakan bahwa Xiaomi akan terus agresif di kancah pasar global agar produk mereka semakin dikenal.
" Pada saat yang sama, Xiaomi akan terus meningkatkan jejaknya di pasar mancanegara. Kami berencana menjadi pemimpin di pasar Eropa dalam tiga atau empat tahun dan juga lebih banyak negara-negara maju di masa depan," pungkas Lei.
Wah kalau robot yang bakaln jadi pegawai di pabriknya, gak bakal ada yang minta cuti hamil tuh.