© Shutterstock.com/Leonidas Santana
Aplikasi WhatsApp semakin hari nampaknya makin tersudut. Hal ini dikarenakan banyak pengguna yang mengkritik kebijakan privasinya.
Aplikasi-aplikasi pesain WhatsApp pun memanfaatkan momen ini untuk "mencuri" para pengguna WhatsApp. Signal dan Telegram memanfaatkan saat WhatsApp mendapatkan kritikan tajam dari pera penggunanya.
Dan, Signal dan Telegram pun bisa dikatakan berhasil.
Dikutip dari Merdeka, Apptopia merilis riset terkait dengan jumlah unduhan atau instalan bulanan tiap aplikasi. Karena WhatsApp sedang mendapatkan kritikan tajam belakangan ini, isu tersebut pun berhasil ditunggangi oleh Telegram dan Signal untuk menggaet pengguna.
Berdasarkan laporan dari Apptopia, jumlah pengguna Telegram dan Signal meroket sejak Oktober 2020. Bahkan di bulan Januari 2021, jumlah pengguna yang menginstal Signal dan Telegram diklaim telah melampaui popularitas dari WhatsApp.
Perkembangan angka instal untuk Signal mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari yang awalnya 1,2 juta instalan di tahun 2020 menjadi hampir 30 juta instalan per akhir Januari 2021.
Dari grafik data yang dirilis Apptopia, sepanjang tahun 2020 sampai Januari 2021, pengguna yang menginstal Signal sudah mencapai 28,8 juta. Sedangkan untuk Telegram 39,8 juta, WhatsApp 27,9 juta, dan Facebook Messenger hanya 12,7 juta.
Popularitas Telegram dan Signal membuat jumlah unduhannya mencapai lebih dari 2 juta unduhan per hari pada satu periode di bulan Januari 2021.
Walaupun kalah di sektor jumlah pengguna baru, WhatsApp dan Messenger masih menjadi yang teratas di bagian pengguna aktif tiap harinya. Datri riset Apptopia, secara aktif Messenger digunakan oleh 570 juta orang dan WhatsApp digunakan 1,3 miliar pengguna aktif per hari.
Untuk Telegram masih di angka 46 juta pengguna aktif. Sedangkan Signal hanya 13 juta pengguna harian.
Kamu salah satu yang udah pakai Telegram atau Signal gak nih?