©health.harvard.edu
Untuk kamu yang perempuan pasti familiar deh dengan nama penyakit miom ini. Yup, ini adalah penyakit yang menyerang organ reproduksi. Apakah bahaya? Apakah bikin wanita tersebut nggak bisa punya anak?
Penyakit mioma hadir dengan banyak nama lain, kayak fibroid, fibroma atau mioma uterus. Ini adalah pertumbuhan tumor abnormal yang ada di dalam rahim perempuan. Kadang-kadang, tumor ini jadi sangat besar dan menyebabkan sakit perut yang parah dan menstruasi yang berat.
Tapi dalam kasus lain, penyakit miom bisa tanpa gejala. Yuk mengenal lebih dalam mengenai penyakit miom ini untuk deteksi dini dan menjaga kesehatan kita lebih baik lagi.
Ada empat jenis penyakit miom, yaitu
Ini merupakan tipe penyakit miom yang paling umum, di mana miom tertanam di dinding otot rahim.
Penyakit miom ini melampaui dinding rahim dan tumbuh di dalam lapisan jaringan rahim luar sekitarnya. Mereka dapat berkembang menjadi penyakit miom bertangkai, di mana miom memiliki tangkai dan bisa menjadi cukup besar.
Penyakit miom ini dapat mendorong ke dalam rongga rahim, biasanya ditemukan di otot di bawah lapisan dalam dinding rahim
Yang berakar di leher rahim, yang dikenal dengan serviks.
Saat kamu menderita suatu penyakit, mungkin kamu bakalan kepo dengan penyakit itu, apa apenyebab, gejala, serta pantangan yang harus dihindari.
Ada beberapa makanan yang bisa kamu konsumsi untuk mengurangi gejala penyakit miom, yaitu
Kenapa? Karena justru akan membuat penyakit miom memburuk. Hal yang sama juga berlaku untuk alkohol dan kafein.
Sebuah studi menemukan bahwa makan makanan tinggi gula dapat dikaitkan dengan risiko penyakit miom yang lebih tinggi.
Para ahli percaya kalau merokok bisa membuat nyeri haid meningkat karena mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke panggul
Dikutip dari laman healthgrades.com, penyakit miom merupakan kondisi umum yang mempengaruhi sekitar 20 persen wanita yang pernah melahirkan. Penyakit miom bisa muncul sebagai satu miom atau beberapa miom kecil.
Saat ini nggak jelas kenapa penyakit miom bisa terbentuk, namun ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya
Estrogen dan progesteron adalah hormon yang diproduksi oleh ovarium. Keduanya menyebabkan lapisan rahim beregenerasi selama setiap siklus menstruasi dan dapat merangsang pertumbuhan penyakit miom ini.
Penyakit miom dapat diturunkan dalam suatu keluarga. Kalau ibu, saudara perempuan atau nenek kamu punya penyakit miom, maka kamu harus waspada juga.
Kehamilan meningkatkan produksi estrogen dan progesteron dalam tubuh. Danpenyakit miom ini dapat berkembang dan tumbuh dengan cepat saat sedang hamil .
Dalam beberapa kasus, penyakit miom ini nggak akan menyebabkan masalah selama kehamilan kok.
Selain itu, penyakit miom ini nggak mengakibatkan komplikasi, yang kalaupun terjadi maka bisa serius dan mengancan nyawa.
Apa aja?
Juga disebut menstruasi berat. Akibatnya, wanita bisa mengalami berbagai hal saat sedang menstruasi, misalnya depresi, anemia, dan kelelahan .
Kalau penyakit miom membesar, maka akan terjadi pembengkakan dan ketidaknyamanan di perut bagian bawah. Juga bisa mneyebabkan sembelit dengan garakan usus yang menyakitkan.
Gimana hubungan antara penyakit miom dan kehamilan? Well, ini bisa mengakibatkan wanita hamil yang terkena miom mengalami keguguran karena kadar estrogen yang meningkat secara signifikan selama hamil.
Inilah yang mungkin ditakuti oleh banyak orang. Dalam beberapa kasus, penyakit miom ini mempersulit telur yang telah dibuahi untuk menempelkan dirinya pada lapisan rahim. Fibroid submukosa yang tumbuh di bagian dalam rongga rahim dapat mengubah bentuk rahim, membuat pembuahan lebih sulit.
Nah, gejala penyakit miom ini bisa aja cuman terjadi satu kali atau beberapa kali, dan bervariasi antara individu. Bahkan, beberapa wanita nggak mengalami gejala penyakit miom sama sekali, sementara yang lain mengalaminya.
Selain itu, gejala penyakit miom juga bergantung pada jumlah tumornya, lokasi dan ukurannya. Misalnya nih, penyakit miom submukosa bisa menyebabkan pendarahan saat menstruasi yang berat serta kecenderungan untuk sulit hamil.
Gejala penyakit miom bisa berupa
Untuk diagnosis penyakit miom ini, kamu tetep perlu datang ke dokter ya. Pemeriksaan itu nantnya bakalan digunakan untuk mendiagnosa ukuran, dan bentuk rahim.
giman apengobatan untuk penyakit miom ini?
Kalau miom menimbulkan gejala, maka diperlukan operasi pegangkatan. Nah, kalau pun bentuknya kecil dan penyakit miom ini ngak menimbulkan gejala apapun, maka nggak diperlukan operasi kok.
Tapi juga bisa dilakukan perawatan ala rumahan berdasarkan usia, ukuran dan kesehatan secara keseluruhan, diantaranya
Penyakit miom juga bisa ditangani dengan perubahan pola makan. Hindari daging dan makanan tinggi kalori. Sebagai gantinya, pilihlah makanan yang kaya akan flavonoid, sayuran hijau , teh hijau , dan ikan air dingin seperti tuna atau salmon.
Operasi ini dilakukan kalau pertumbuhan penyakit miom sudah besar, yang disebut dengan prosedur miomektomi. Miometomi ini dilakukan dengan membuat sayatan besar di perut untuk mengakses rahim dan mengangkat penyakit miom. Operasi juga dapat dilakukan secara laparoskopi , menggunakan beberapa sayatan kecil di mana alat bedah dan kamera dimasukkan.
Sayangnya, penyakit miom ini bisa tumbuh lagi setelah operasi.
Yah, walaupun peyebab miom ini nggak diketahui, nggak ada salahnya yuk untuk tetap waspada dengan menjaga kesehatan dan rutin memeriksakan diri.