Tentang Penyakit Insomnia, Bahaya yang Mengintai dan Cara Mengatasinya

Reporter : Dhewi Bayu Larasati
Kamis, 28 Mei 2020 18:46
Tentang Penyakit Insomnia, Bahaya yang Mengintai dan Cara Mengatasinya
Penyakit insomnia tuh bukan cuman nggak bisa tidur karena mainan sosmed ya, tapi lebih dari itu.

Penyakit insomnia sebenarnya dialami hampir semua orang, dengan persentase lebih banyak pada perempuan. Ada berbagai faktor yang menjadi penyebabnya, diantaranya stres, jet lag, atau justru pola makan yang bisa berpengaruh untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Ada berbagai kategori kondisi pada penyakit insomnia, antara lain:

  • Insomnia kronis, yang berlangsung selama sebulan atau lebih
  • Insomnia akut, berlangsung sehari, berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu
  • Insomnia komorbid, berkaitan dengan gangguan tidur
    Onset insomnia, yaitu kesulitan tidur
  • Insomnia maintenance, yaitu ketidamampuan seseorang buat tetap tidur

1 dari 3 halaman

Bahaya Penyakit Insomnia

Karena merupakan penyakit yang umum dialami, penyakit insomnia ini sering nggak tertangani. Padahal, ada berbagai risiko kesehatan serius yang terkait dengan penyakin insomnia kronis. Menurut National Institute for Health, insomnia bisa meningkatkan risiko terganggunya kesehatan mental dan masalah kesehatan secara keseluruhan, dilansir dari Healthline. Apa saja?

Peningkatan Risiko untuk Kesehatan Medis

Diantaranya:

  • Stroke
  • Asma
  • Kejang
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Sensitivitas terhadap rasa sakit
  • Peradangan
  • Kegemukan
  • Diabetes meliitus
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung

Peningkatan Risiko Kesehatan Mental

Yang bisa termasuk

  • Depresi
  • Gelisah
  • Bingung dan frustasi

Peningkatan Risiko Kecelakaan

Penyakit insomnia bisa mempengaruhi tubuh dan meningkatkan berbagai risiko kecelakaan:

  • Penurunan kinerja di kantir atau sekolah
  • Gairah seksual
  • Ingatan
  • Pemikiran

Harapan Hidup Lebih Pendek

Sebuah studi yang melibatkan 1 juta peserta dan 112 ribu kematian mengungkap, kalau ada hubungan antara durasi tidur dengan kematian. Hasilnya, mereka yang kurang tidur punya risiko kematian lebih cepat sebesar 12 persen, dibandingkan mereka yang tidur selama tujuh sampai delapan jam per hari.

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Penyakit Insomnia

Penyakit Insomnia

Kalau sudah tahu bahayanya, lalu gimana sih cara mengataasi insomnia?

Sebenarnya ada banyak startegi yang bisa dilakukan. Mungkin yang pertama adalah mencari pertolongan medis, dan dokter bakalan merekomendasikan obat-obatan atau perubahan gaya hidup.

Perubahan Gaya Hidup

Ada banyak banget cara mengatasi penyakit insomnia, diantaranya:

Bangun Tidur di Waktu yang Sama di Pagi Hari

Kamu harus bangun di waktu yang sama setiap hari, untuk melatih tubuh. Ini termasuk saat weekend di mana biasanya kamu tidur larut dan bangun siang.

Hindari Alkohol dan Kafein

Tahu sendiri lah ya kalau kafein bisa bikin mata tetap melek? Nggak cuman itu, kafein juga bikin tidur jadi sering terbangun.

Batasi Tidur Siang

Ini untuk memeprtahankan pola tidur yang teratur. jangan sampai karean tdiur siang, akhirnya kamu jaid nggak bisa tidur di malam harinya

Olahraga

Olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur, dan bikin penyakit insomnia hilag dari tidur kamu. Tapi, lakukan olahraga setidaknya tiga jam sebelum tidur ya!

3 dari 3 halaman

Apa Itu Penyakit Insomnia?

Penyakit Insomnia


Mungkin yang selama ini kamu tahu bahwa penyakit insomnia adalah penyakit kurang tidurm atau susah tidur di malam hari.

Meskipun sama saja dalam kondisi kurang tidur, tapi penyakit insomnia ini beda lho dengan keadaan nggak bisa tidur karena menonton televisi, atau mengamati social media. Karena insomnia ini merupakan ketidakmampuan untuk tidur dan tidur di malam hati, yang akhirnya bikin tidur jadi terasa ngga nyenyak, bangun tanpa rasa segar dan badan sehat.

Setiap orang punya perbedaan jumlah jam tidur tergantung kondisi, makanya insomnia ditentukan oleh kualitas tidur, bukan berapa jam atau seberapa cepat kamu tertidur. Bahkan kalau misalnya kamu tidur selama delapan jam pun, tapi tetap merasa Lelah setelah bangun, ada kemungkinan kamu terkena penyakit insomnia.

penyakit insomnia yang terdenger sepele ternyata bsia berdampak buruk untuk tubuh, hingga kesehatan mental. Kalau penyakit ini sudah menganggu kamu banget, please cari pertolongan ke dokter ya!

Beri Komentar